Sekjen KeMANGTEER Pembicara Mangrove Training Camp KMSL-MIC Instiper, Yogyakarta

Sekjenteer Kika, saat menjawab pertanyaan Anggota KMSL-MIC. 

Yogyakarta - KeMANGTEER. Pada hari Sabtu (11/2/2017), Sekjenteer Kika menjadi pemateri di acara Mangrove Training Camp (MTC) yang diselenggarakan oleh KMSL-MIC Instiper Yogyakarta. Acara yang berlangsung di daerah Kaliurang tersebut merupakan kegiatan rutin divisi PPSDM yang kali ini mengangkat tema tentang “Menjadi Mangrover yang Kreatif dan Inovatif”.

Pada kesempatan tersebut, Teer Kika berbagi pengalaman tentang menumbuhkan kreativitas di dalam mengelola organisasi.

"Mangrove dapat diolah menjadi batik dan snack untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Sekjenteer.

“Supaya anggota atau staf mampu berpikir kreatif, sebagai leader kita berkewajiban menciptakan lingkungan yang mendukung. Bisa dengan cara sering berdiskusi agar muncul ide-ide baru, atau sesekali lakukan kegiatan diluar rutinitas,” ujarnya.

Selain manajemen organisasi, Teer Kika juga mengenalkan Batik Bakau dan snack Mas Jamang yang merupakan produk pemanfaatan mangrove yang dilakukan oleh KeSEMaT dan Yayasan IKAMaT kepada teman-teman KMSL-MIC.

Para peserta antusias melihat contoh batik sambil mencicipi kerupuk dan stik mangrove yang dibawa oleh Teer Kika.

Pemberian kenang-kenangan dari KMSL-MIC kepada Sekjen KeMANGTEER.

“Baru kali ini saya melihat langsung batik dengan pewarna dari mangrove, unik dan kreatif, ya. Snack-nya juga enak. Ga nyangka, kalau dibuat dari tepung mangrove. Semoga, lain kali bisa nyoba bikin langsung,” komentar salah seorang peserta.

Acara penutup dilakukan dengan pemberian kenang-kenangan dari panitia acara kepada Sekjenteer Kika.

"Senang sekali dapat berbagi pengetahuan dan inspirasi mangrove kepada Teman-teman saya di sini. Semoga yang kita diskusikan tadi dapat berguna bagi kemajuan mangrove di Indonesia dan dunia," kata Sekjenteer Kika. (MFP).

Komentar