18.9.11

Ini Dia, SOP dan Cara Dirikan KeMANGTEER di Kotamu!

Yuk, dirikan KeMANGTEER di kotamu. Kamulah yang jadi founder-nya.

Semarang - KeMANGTEER. Tahun 2011, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia menyebutkan bahwa 71% hutan mangrove Indonesia telah rusak. Sungguh, ini adalah sebuah bencana ekologis pesisir terbesar dan sekaligus sebuah tamparan bagi Indonesia, yang dulunya pernah diklaim merupakan sebuah negara yang memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. Kini, hutan mangrove Indonesia terus ditebangi, rusak, hilang bahkan terancam punah.

Tak adanya pendidikan mangrove yang cukup di sekolah-sekolah apalagi di perguruan tinggi, telah menyebabkan pengetahuan dan informasi mangrove di negara mangrove bernama Indonesia, seolah hilang.

Negara mangrove bernama Indonesia ini, benar-benar dalam kondisi yang terancam. Bahaya tsunami, abrasi, erosi, pemanasan global, warga pesisir kehilangan pencaharian, dan lain-lain silih berganti datang menghantui masyarakat terutama yang tinggal di pesisir-pesisir pantai.

Jika kamu masih memiliki sedikit kepedulian untuk menyelamatkan 29% hutan mangrove yang tersisa dan ingin membantu kehidupan warga pesisir Indonesia, mari bergabung dengan kami sebagai Sukarelawan Mangrove Indonesia berbasis komunitas, yaitu KeMANGTEER.

Mangrove dan warga pesisir Indonesia membutuhkan bantuan kita, apapun latar belakangmu, mari ikut bergabung dengan KeMANGTEER, menjadi seorang sukarelawan mangrove yang menginspirasi generasi muda lainnya, untuk menyambut masa depan generasi kita, yang lebih baik.

30 Langkah Mendirikan KeMANGTEER di Kotamu Masing-masing!

1. Pembentukan KeMANGTEER adalah sebuah gerakan moral dan sukarela. Ini artinya, pendanaan kegiatan adalah dikumpulkan dari dana kita sendiri sebagai anggota dan pengurusnya dan bantuan pendanaan lainnya, dalam jaringan dan afiliasi mangrove KeMANGTEER.

2. Kumpulkan Rekan-rekan sekota kamu yang memiliki niat dan minat yang sama untuk mempelajari dan menyelamatkan mangrove dan warga pesisir Indonesia.

3. Ajak mereka untuk follow Twitter @KeMANGTEER.

4. Kampanyekan mangrove melalui tweetrove (tweet mangrove - tweetrove) di TL kamu masing-masing dan kamu sudah tercatat sebagai KeMANGTEER Online.

5. Mau bentuk kepengurusan dan menjadi KeMANGTEER Offline yang langsung beraksi di lapangan? Bisa! Ikuti langkah selanjutnya.

6. Diskusikan segala hal tentang mangrove termasuk pembentukan KeMANGTEER di kotamu dengan format hastag diteruskan kota. Untuk menyeragamkan username di Twitter, pilihlah minimal TIGA huruf yang menunjukkan singkatan kotamu.

7. Contoh #KeMANGTEERJKT #KeMANGTEERMLG #KeMANGTEERSMG, dan lain-lain yang merujuk pada Standar Nasional Indonesia. Cek singkatan TIGA KATA nama kotamu, di sini.

8. Setelah itu, inisiasi meet up dan LAUNCHING-lah KeMANGTEER di kota kalian sesuai dengan budaya lokal di suatu kawasan mangrove, bersama dengan warga lokal dan kelompok pecinta mangrove yang ada di kota kalian.

9. Foto prosesi launching saat meet up, beserta para pengurusnya, dan kirimkan reportase kegiatan pendiriannya ke email kemangteer@gmail.com untuk kami publikasikan di Website KeMANGTEER Indonesia.

10. Kerjasama dengan kelompok tani mangrove ini sangat penting, karena selain untuk belajar mangrove dengan mereka, juga untuk membantu mereka dalam menyelamatkan mangrove di kota kalian.

11. Meet up dan LAUNCHING-lah, kemudian bentuklah kepengurusan, kesekretariatan, program kerja dan lain-lain. Saat meet up atau LAUNCHING - yang diikuti oleh minimal 5 orang yang satu visi dan misi-, tentukanlah Ketua, Wakil Ketua, Bendahara, Sekretaris, dan divisi-divisi, seperti Publikasi, Pengembangan Organisasi, Koordinator Lapangan dan divisi lainnya, yang sesuai dengan kesepakatan forum dan budaya setempat, untuk menjalankan roda pemerintahan komunitas KeMANGTEER di kotamu.

12. KeMANGTEER di kotamu telah lahir. Kembangkanlah konsep KeMANGTEER, sesuai dengan budaya di kotamu.

13. Buatlah email KeMANGTEER di kotamu di GMail. Untuk keseragaman, nama email disamakan dengan akun Twitter KeMANGTEER di kotamu. Contoh: nama email: kemangteermlg@gmail.com untuk akun Twitter: @KeMANGTEERMLG dan seterusnya.

14. Buatlah segera akun Twitter di kotamu (pada perkembangannya, nantinya dapat dibuat akun media sosial lainnya, seperti IG, Facebook dan lain-lain), sebagai wadah koordinasi dan kampanye penyelamatan mangrovemu ke Indonesia bahkan dunia.

15. Kamu boleh membuat akun Twitter dahulu, sebelum meet up, lho. Tapi, WAJIB menghubungi Sekjen KeMANGTEER terlebih dahulu, agar bisa dicatat, demi kerapian manajemen organisasi dan administrasi KeMANGTEER.

16. Hubungi atau mention Admin akun Twitter @KeMANGTEER, minta Admin KeMANGTEER untuk mendesainkan logo KeMANGTEER di kotamu.

17. Apabila sudah jadi, maka Admin KeMANGTEER akan meminta kalian untuk men-download dan menyimpan lambang KeMANGTEEER kotamu. Klik di sini.

18. Jadikan lambang KeMANGTEER kotamu itu, sebagai lambang di Twitter KeMANGTEER-mu.

19. Untuk keseragaman dan penyamaan persepsi, tulislah deskripsi sebagai berikut di Bio Twitter KeMANGTEER-mu.

Contoh Deskripsi Akun Twitter KeMANGTEER Regional Dumai:

KeMANGTEERDUM - @KeMANGTEERDUM: Part @YayasanIKAMaT | @KeSEMaT Mangrove Volunteer Dumai | CP Ari 082392761157 | kemangteerdum@gmail.com | IG/FB/TW/YT @KeMANGTEER | LINE@ @gaq4477l | http://www.kemangteer.org. (NB : Wajib pakai WWW agar bisa terdeteksi di Google dan situs pencarian lain).

20. Kalau kamu kesulitan, silahkan menghubungi admin Twitter @KeMANGTEER untuk melakukan nyettingkan setting (pengaturan) di akun Twitter kotamu. Mohon diberikan password Twitter kotamu kepada admin KeMANGTEER Indonesia via DM.

21. Untuk keseragaman warna dan memperkuat branding, pakailah hanya warna hijau dan putih sesuai dengan lambang KeMANGTEER, di setiap kemasan dan produk KeMANGTEER yang akan dibuat.

22. Mengingat KeMANGTEER bersifat swadaya dan inisiasi pembentukannya datangnya dari kesadaran masyarakat sendiri, maka Yayasan IKAMaT mendorong agar KeMANGTEER dapat membangun konsep dan manajemen sesuai dengan budaya di masing-masing kota dan tidak akan terlibat secara langsung dalam manajemen KeMANGTEER.

23. Pembiayaan dalam setiap kegiatan KeMANGTEER adalah dari hasil pengumpulan dana sukarela dari setiap anggotanya di setiap kota dan afiliasinya. Hal ini sesuai dengan konsep KeMANGTEER sebagai komunitas non profit yang bekerja secara sukarela untuk penyelamatan mangrove Indonesia dan dunia, dan Yayasan IKAMaT tidak akan turut campur secara langsung dalam pengelolaan sumber daya keuangan KeMANGTEER Regional.

24. Namun demikian, apabila diminta dan diperlukan oleh KeMANGTEER di masing-masing kota, maka Yayasan IKAMaT akan memberikan pelatihan organisasi, dukungan pendanaan yang bersifat terbatas dan pelatihan keuangan organisasi, yang nantinya dapat  diadopsi oleh masing-masing KeMANGTEER.

25. Selanjutnya, Yayasan IKAMaT yang dibantu oleh KeSEMaT, juga akan membantu pengadaan buku-buku mangrove (hard copy atau soft copy), mitra dan jaringan kerja mangrove, memberikan sertifikat pendirian KeMANGTEER di masing-masing kota, e-Book, presentasi mangrove dan sumber pustaka mangrove lainnya, GRATIS!

26. Kami akan memasang link KeMANGTEER kotamu di Website KeMANGTEER.

27. Untuk menginspirasi dan memotivasi bahkan memberikan solusi kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia, maka setiap akan melakukan kegiatan mangroving atau sudah selesai melakukan kegiatan mangroving, dimohon menulisnya dalam bentuk pengumuman, press release, artikel, berita, laporan ataupun reportase pandangan mata, yang dikirimkan ke email email kemangteer@gmail.com dengan subjek: Reporteer, yang disertai dengan minimal satu foto terbaik atau satu pamflet jadi. Reporteer ini, akan dipublikasikan di Website KeMANGTEER, secara kontinyu dan berkala.

28. Jangan lupa, selalu rawat dan jaga manajemen organisasi dan keuangan KeMANGTEER di kotamu masing-masing agar terus ada sepanjang jaman di tiap generasi. Dengan begitu, mangrove akan selalu aman, terjaga dan terawat dengan keberadaan manajemen KeMANGTEER yang kuat dan solid di kotamu masing-masing.

29. Langsung bekerja bersama Yayasan IKAMaT, KeSEMaT dan jaringan mangrovenya, diantaranya CV. KeMANGI serta KeMANGTEER lainnya di seluruh Indonesia dalam menyelamatkan mangrove dan warga pesisir Indonesia.

30. Tunggu apa lagi, ayo bentuk KeMANGTEER di kotamu. SEMANGTEER! (MFR).