KeMANGTEER Jakarta Gelar Mangrove Edu Field Trip di Suaka Margasatwa Muara Angke

Teer Jakarta dan Peserta MEFT bersama Polisi Hutan SMMA, Bapak Sudirman.

Jakarta - KeMANGTEER. Dalam rangka menambah wawasan dan pengalaman para Teer Jakarta akan keanekaragaman flora dan fauna hutan mangrove, maka KeMANGTEER Jakarta melakukan kunjungan edukasi ke Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA), pada Minggu (21/5/17). Tak hanya pengurus dari KeMANGTEER Jakarta saja, peserta Mangrove Edu Field Trip (MEFT) ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Komunitas Backpacker Jakarta dan peserta umum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program mangroving rutin Teer Jakarta, yaitu KETAPEL (Kenali, Tanam dan Pelihara) Mangrove sembari memperkenalkan hutan mangrove Jakarta kepada masyarakyat umum, terutama generasi mudanya.

"Dengan adanya MEFT ini, maka diharapkan dapat memperkaya pengetahuan generasi muda mengenai hutan mangrove tertua di DKI Jakarta," terang Ketuteer Natashi. "SMMA juga menjadi surga hutan lahan basah bagi beragam flora endemik hutan mangrove, fauna burung dan monyet, untuk itulah, hutan mangrove ini menjadi salah satu tempat penelitian yang wajib dilestarikan," tambahnya. "Mari kita jaga SMMA agar tetap lestari, salah satunya dengan tidak memasuki kawasan ini tanpa Izin SIMAKSI dari BKSDA. Mari menjadi warga negara yang taat pada peraturan yang berlaku," pesannya.

MEFT bersama Teer Jakarta.

Para peserta MEFT juga sempat berfoto bersama dengan Polisi Hutan SMMA, yaitu Bapak Sudirman di depan pos penjagaan utama. Beliau merupakan salah satu penjaga sekaligus polisi hutan di hutan cagar alam yang dikenal dengan Pos 1.

"Hutan SMMA menjadi salah satu hutan lahan basah tertua di DKI Jakarta yang masih terus dilestarikan oleh pemerintah," jelas Pak Sudirman.

Pak Sudirman juga berbagi pengetahuan kepada peserta MEFT mengenai sejarah dan tumbuhan endemik di hutan ini, antara lain Nypa fruticans dan Sonneratia caseolaris. (ADM).

Komentar