Liputan Wawancara Oprec Anggota Baru KeMANGTEER Semarang

Proses wawancara oprec KeMANGTEER Semarang.

Semarang - KeMANGTEER. Hai, Teer. Salamteer! Pada tanggal 30 Januari 2016, rangkaian acara Open Recruitment KeMANGTEER Semarang 2016 memasuki tahap wawancara. Setelah sebelumnya masa pendaftaran dan pengumpulan berkas dibuka 6 Januari 2016 di website www.kemangteer.org, belasan berkas Calteer (Calon KeMANGTEER) telah masuk dan diseleksi. Peserta yang lolos pemberkasan, mulai memasuki tahap wawancara.

Wawancara dilaksanakan pada hari Sabtu (30/1/2016), mulai pukul 13.00 WIB di Taman Menteri Supeno (Taman KB) Kawasan Jalan Pahlawan, Semarang. Ketuteer Dika Santosa, Teer Aik, serta Teer Winda, hadir pada kesempatan sore itu.

Calteer satu persatu berdatangan. Ada yang berasal dari Gunung Pati, bahkan salah satu peserta datang langsung dari kota Kudus.

Taman kota yang rindang di tengah kota Semarang menjadi pilihan untuk wawancara. Hal ini selain untuk mempermudah akses Calteer yang berasal dari luar kota Semarang, juga untuk membangun suasana keakraban dengan melakukan wawancara di ruang terbuka hijau.

Para peserta yang rela datang dari kota masing-masing menunjukan keseriusan mereka untuk bergabung menjadi relawan mangrove.

Dedi, salah satu Calteer berasal dari Kudus mengungkapakan, “Meski kota Kudus merupakan jalur Pantura yang tidak memiliki garis pantai, namun saya sangat berminat dengan kegiatan penanaman mangrove, ” ujar cowok yang bekerja di perusahaan besar multi nasional di kota Kudus. “Saya belum pernah melakukan penanaman mangrove, makanya saya sangat berminat bergabung dengan KeMANGTEER Semarang dan berharap bisa menjadi relawan mangrove,” sambung cowok berkacamata ini penuh semangat.

Acara wawancara yang dilakukan KeMANGTEER Semarang bukanlah seperti tes wawancara yang kaku dan menegangkan, seperti layaknya tes wawancara kerja. Wawancara yang dilakukan seperti teman yang sedang berbincang di taman kota.

Konsepnya adalah berkenalan, berbagi cerita, bertukar pengalaman serta membagi informasi kegiatan yang pernah KeMANGTEER lakukan, sebaliknya kontribusi apa yang ingin dilakukan Calteer di KeMANGTEER Semarang.

Dari obrolan yang dilakukan, ternyata beberapa peserta memiliki background yang berhubungan erat dengan alam serta kesehatan. Untuk itulah, sepertinya kedepan, ini akan dapat menjadi warna dalam organisasi KeMANGTEER Semarang. Pengalaman dan ilmu yang mereka miliki akan memberikan kombinasi positif dalam kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan KeMANGTEER Semarang.

Suatu kehormatan, acara ini dihadiri dan didampingi langsung oleh para petinggi organisasi KeSEMaT. Kehadiran Kakak-kakak dari Yayasan IKaMaT dan CV KeMANGI yang diwakili Mas Aris, Mas Faisal dan Mas Rohmat yang memberikan pendampingan, menambah semangat pada sesi wawancara pada sore yang cerah itu.

Sebagai informasi, rangkaian oprec KeMANGTEER Semarang berikutnya adalah pengumuman Calteer yang diterima bergabung dengan KeMANGTEER Semarang.

Tanggal 1 Februari 2016, akan diumumkan siapa saja peserta yang berhasil bergabung dengan KeMANGTEER Semarang, melalui media sosial, serta diinformasikan melalui pesan singkat ke nomor masing-masing peserta.

Calteer yang berhasil masuk KeMANGTEER Semarang akan diundang untuk acara First Gathering pada hari Minggu (07/02/2016) di salah satu food court di kawasan Jalan Pemuda Semarang, mulai pukul 15.00 WIB.

Kopdar perdana ini bertujuan untuk menjalin komunikasi serta saling berkenalan antara anggota KeMANGTEER Semarang yang lama dengan yang baru, juga membahas program kerja KeMANGTEER Semarang kedepannya. Semangteer! (DKS/AIK).

Komentar