MANGROVE FLASH MOB Inisiasi KeSEMaT dan KeMANGTEER, Sukses Guncang Semarang!

Mangrove flash mob, nih!

Semarang - KeMANGTEER. Pada tanggal 9 dan 10 Maret 2012, MANGROVE FLASH MOB (MFM) yang diperagakan oleh ratusan KeSEMaTER dan KeMANGTEER benar-benar sukses memukau warga Semarang di dua lokasi, yaitu di kawasan kampus Universitas Diponegoro dan Tugu Muda Semarang.

Lihatlah foto ini, inilah ratusan MANGROVER Semarang yang menari bersama, serempak, begitu mendengar lagu Firework, sebuah lagu resmi MFM, diputar dan diperdengarkan. Tujuan diadakannya MFM ini sendiri adalah sebagai sebuah kampanye sekaligus aksi penyelamatan hutan mangrove Indonesia yang sudah rusak hingga 71%.

Setiap gerakan dalam MFM merepresentasikan keprihatinan dan semangat Anak Muda Indonesia yang bertekad merebut kembali 71% hutan mangrovenya yang telah hilang.

MFM pertama kali ditarikan di Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, yang dipusatkan di Gedung Soedarto (9/3). MFM dilakukan pada pukul 10.00 WIB, sesaat setelah aksi pembagian stiker dan orasi mangrove selesai dilaksanakan. Terbagi di dua trotoar yang berhadapan, sepanjang kurang lebih 100 meter, para MANGROVER menari dan berteriak menyuarakan aksi penyelamatan hutan mangrovenya.

Aksi MFM kedua, dilakukan di Tugu Muda (10/3) dari tengah bundaran Tugu Muda, Semarang. Lagu MFM pertama kali, mulai diperdengarkan pada pukul 10.30 WIB dan sepuluh menit kemudian, diperdengarkan kembali untuk mengiringi MFM yang kedua. MFM pertama dilakukan tepat di trotoar yang mengelilingi Tugu Muda, dan MFM kedua dilakukan di dalam Tugu Muda. Empat buah sound sistem bersuara menggelegar, seolah mengajak seluruh warga Semarang yang melintas di Tugu Muda, untuk menari dan menyanyikan satu kalimat, “Selamatkan Hutan Mangrove Indonesia!”

Di kedua tempat tersebut, MFM selalu menarik minat aparat kepolisian, para wartawan dan warga Semarang, yang kebetulan sedang melintas. Nampak keheranan, tak jarang warga berhenti sejenak untuk sekedar melihat dan mencermati bahkan beberapa pengguna jalan turut serta menari dan mendokumentasikan peristiwa langka MFM itu. Melihat gelagat para pengguna jalan yang keheranan, para MANGROVER nampak tersenyum, sambil terus menari dan kembali meneriakkan, “Selamatkan Hutan Mangrove Kami!”

Sungguh, ini adalah sebuah aksi kampanye mangrove yang sangat atraktif, menarik dan inspiratif karena berhasil mengikutsertakan ratusan orang relawan mangrove di Semarang. Semoga saja, MFM yang masuk dalam salah satu rangkaian acara di program tahunan KeSEMaT, Mangrove Restoration (MANGRES) 2012 : MANGROVER UNITE ini, bisa menggugah dan menginspirasi Anak Muda Indonesia lainnya, untuk melakukan hal yang sama, demi keberlangsungan hidup mangrove Indonesia bahkan dunia, di masa mendatang. Amin. Semangat MANGROVER! (Sumber: KeSEMaTONLINE).

Komentar