20.8.18

KeMANGTEER Jakarta dan Yayasan IKAMaT Serahkan Beasiswa Anak Pesisir Indonesia kepada Pelajar SDN 2 Marunda Pagi

Penyerahan BAPI kepada para pelajar berprestasi di SDN 2 Marunda Pagi.

Jakarta - KeMANGTEER. Kegiatan KeMANGTEER Jakarta Goes To School (KGTS) adalah agenda rutin yang dilakukan KeMANGTEER Jakarta dari divisi Pendidikan dan Keilmuan untuk mengedukasi dan menanamkan rasa cinta mangrove kepada siswa-siswi di sekolah. KGTS ketiga yang dilakukan pada tahun ini berlokasi di SDN 2 Marunda Pagi, Jakarta Utara.

"Senang sekali dapat berkolaborasi dengan Yayasan IKAMaT. Dalam kesempatan ini, KeMANGTEER Jakarta menyerahkan dana bantuan pendidikan kepada lima siswa juara pertama di kelas 5 SD," terang Ketuteer Nathasi yang memberikan sambutannya di pagi itu. "Dana bantuan pendidikan berupa Beasiswa Anak Pesisir Indonesia (BAPI) 2018 yang diberikan oleh Yayasan IKAMaT inii, bertujuan untuk memberikan apresiasi agar dapat melecut semangat belajar bagi para pelajar di pesisir Jakarta," lanjutnya.

Agenda yang dilaksanakan pada Sabtu, (11/8/18) ini, dimulai dengan sambutan dan ice breaking. Acara kemudian dilanjutkan dengan edukasi jenis-jenis dan manfaat mangrove, serta menonton film.


Suasana mengajar mangrove di SDN 2 Marunda Pagi.

KeMANGTEER Jakarta mengajak siswa-siswi untuk menjadi pelindung laut dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan plastik. Kegiatan dilanjukan dengan lomba mewarnai dan ditutup dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba, penyerahan BAPI kepada kelas 5A-5E dan suvenir untuk seluruh siswa yang hadir.

"Alhamdulillah, kami selaku pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan IKAMaT dan KeMANGTEER Jakarta yang telah menyelenggarakan kegiatan BAPI 2018 ini," terang Bapak Triwinoto Pamungkas Putro, selaku guru pendamping SD Negeri 2 Marunda Pagi. "Senang, sekaligus bangga, karena anak-anak kami bisa mendapatkan apresiasi dan bantuan pendidikan dari Yayasan IKAMaT," lanjutnya. "Semoga melalui kegiatan ini, bisa memacu semangat belajar siswa untuk terus berpestasi dan tentunya menjadi agen pemerhati lingkungan. Kami juga mendoakan supaya IKAMaT dan KeMANGTEER Jakarta terus berkembang dan bisa memiliki banyak manfaat untuk lingkungan dan masyarakat,” harap beliau.

Foto bersama selepas acara.

Melihat semangat dan antusiasme peserta KGTS kali ini, membuat KeMANGTEER Jakarta bangga bisa bertemu dengan penerus rantai konservasi mangrove di Indonesia.

"Mereka adalah generasi pelindung mangrove yang harus kita apresiasi dan edukasi sejak dini," terang Ketuteer. "Cita-cita kami untuk mengembalikan sabuk hijau pesisir Indonesia akan diteruskan oleh mereka. Jaya pendidikan anak pesisir Indonesia," tutupnya. (ADM/NF/KJKT).