22.5.18

KeMANGTEER Bengkalis Ikuti Pelatihan Pengolahan Kuliner Mangrove

Teer Bengkalis mengikuti Pelatihan Kuliner Mangrove. 

Bengkalis - KeMANGTEER. "Alhamdulillah..., pada akhirnya KeMANGTEER Bengkalis mendapatkan Pelatihan Pengolahan Kuliner Berbahan Baku Mangrove. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 sampai dengan 28 April 2018 yang lalu, yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau," terang Teer Rio, selaku Ketuteer Bengkalis.

Kegiatan ini menghadirkan salah satu dosen dari UNRI, yaitu Dr. Syaiful Siregar dan juga Pak Kadarsiono dari desa Anak Setatah, kabupaten Meranti,

Ketuteer menjelaskan bahwa setelah mengenal Pak Kadarsiono selama kurang lebih tiga tahun, dan selama itu hanya berkomunikasi lewat media sosial tentang pengolahan kuliner mangrove, pada akhirnya KeMANGTEER Bengkalis berhasil belajar teknik pengolahan kuliner mangrove tersebut.

"Terima kasih DLHK Privinsi Riau sudah memfasilitasi," kata Teer Rio.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DLHK Provinsi Riau, Kepala Desa Kelapa Pati serta semua pihak yang telah memberikan kesempatan dan fasilitasi, hingga pelatihan ini sukses dilaksanakan," terang Teer Rio lebih lanjut, dalam sambutannya pada saat pelatihan.

Dengan semangat dan seksama, Teer Bengkalis mengikuti satu persatu dari rangkaian acara tersebut, mulai dari penjelasan tentang mangrove yang disampaikan oleh Dr. Sofyan Siregar hingga pengolahan kuliner mangrove, seperti Sirup Mangrove, Kerupuk Mangrove dan Puding Mangrove, yang berhasil dikerjakan sendiri oleh KeMANGTEER Bengkalis sehingga sudah dapat dinikmati bersama-sama, selepas pelatihan.

Belajar bersama, teknik memasak kuliner mangrove.

"Semoga dengan pelatihan ini, maka KeMANGTEER Bengkalis akan semakin dapat mengembangkan potensi mangrove, selain dari konservasi pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove yang terus dilakukan," jelas Teer Rio. "Kedepan, saya berharap kami dapat membuat terobosan kuliner mangrove untuk wilayah Bengkalis yang berasal dari Parit Seghagah, desa Kelapa Pati, Bengkalis," pungkasnya. (RF/ADM/KBLS).