21.5.18

Gelar KETAPEL MANGROVE, KeMANGTEER Jakarta Pelihara Mangrove dan Bersihkan Sampah di Pesisir Marunda

Foto bersama selepas penanaman mangrove. Seru!

Jakarta - KeMANGTEER. Isu sampah plastik terus menjadi perbincangan di setiap kota di Indonesia. Terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta yang menjadi pusat ibukota. Sungai, laut, dan pesisir menjadi imbasnya. Sampah plastik menjadi musuh besar bagi ekosistem laut terutama bagi habitat flora dan fauna.

KeMANGTEER Jakarta yang berfokus pada upaya pelestarian mangrove menggelar aksi yang rutin diadakan setiap tiga bulan sekali, yaitu Kegiatan Tanam dan Pelihara (KETAPEL) MANGROVE #1 di Pesisir Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (6/5/18).

Pada edisi bulan Mei ini, KETAPEL hanya berfokus pada kegiatan pemeliharaan yang diantaranya bersih-bersih sampah plastik (clean up) dan membersihkan hama teritip di batang mangrove.

Serunya menanam mangrove di Pesisir Marunda.

Kegiatan KETAPEL MANGROVE dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, aktivis lingkungan dan berbagai komunitas lingkungan di Jakarta, seperti Earth Hour, Save Mugo, Youth In Sustainability, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI Ciliwung) dan Hutan Itu Indonesia.

Selain berbagai aktivis yang peduli dengan alam, Pasukan Orange dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH DKI Jakarta) dan Perusahaan Air Minum (PAM JAYA) turut mendukung aksi clean up dengan menyediakan truk pengangkut sampah dan truk air bersih.

Selain memelihara mangrove, kami juga membersihkan sampah.

Tak lupa, kegiatan ini menjadi ajang kumpul bersama dengan pengurus KeMANGTEER tahun 2014 dan 2015.

Melalui KETAPEL MANGROVE, KeMANGTEER Jakarta berharap dapat menggugah kepedulian masyarakat ibu kota terhadap kelestarian hutan mangrove yang kini terancam oleh sampah plastik. Dalam kegiatan ini berbagai lintas komunitas juga saling mengajak peserta yang didominasi kalangan anak muda agar hidup ramah lingkungan. (NF/ADM/KJKT).