14.12.17

Jumpa Pak Lestari, Pahlawan Mangrove dari Serang

Teer Serang bersama Pak Lestari.

Serang - KeMANGTEER. Ternyata, di Pesisir Serang Utara, banyak sekali Pahlawan-pahlawan Mangrove yang bekerja dalam sunyi, mereka sama sekali tak pernah "terjamah" oleh media. Salah satunya Pak Bestari atau yang dipanggil dengan nama Pak Lestari. Beliau dipanggil demikian, karena kecintaan beliau pada mangrove dan selalu berupaya untuk melestarikannya.

Sebagai informasi, Pak Lestari yang sudah lanjut (70-an tahun) ini, sepanjang usianya sudah banyak menanam aneka jenis mangrove, namun karena keterbatasan informasi mengenainya, sewaktu kami tanya, beliau tidak tahu jenis-jenisnya. Dari cerita yang kami dengar dari beliau, hampir semua jenis mangrove di pesisir Serang sudah beliau tanam. Hebat, ya!

Teer Serang juga berdiskusi dan mengidentifikasi mangrove bersama Pak Lestari.

Pak Lestari juga bercerita bahwa beliau bahkan pernah menjadikan salah satu jenis mangrove sebagai makanan pokoknya. Tahu, dong. Jenis mangrove apa yang dijadikan beliau sebagai makanan pengganti beras? Kemungkinan bisa Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) atau Brayo (Avicennia marina) yang memang teridentifikasi di Serang.

Oh, ya. Teer Serang juga sempat berdiskusi mangrove dan mencoba mengidentifikasi mangrove bersama Pak Lestari, lho.

Nah, itu tadi sekelumit cerita dari kami saat mangroving ke Serang Utara dan bertemu dengan Pak Lestari. Mangrove memang banyak manfaat, kaya fungsi dan membantu kehidupan manusia, seperti Pak Lestari yang terbantu dengan keberadaan mangrove sebagai bahan pokok beliau. (AND/ADM/KSRG).