Rizka Ayu Fardani, Sekjen KeMANGTEER Indonesia Periode 2016/2017

Teer Rizka dari KeMANGTEER Jogja, terpilih sebagai Sekjen KeMANGTEER Indonesia 2016/2017.

Semarang - KeMANGTEER. Hai, Teer. Salamteer! Teer Rizka Ayu Fardani dari KeMANGTEER Yogyakarta, semalam (1/10) terpilih sebagai Sekjen KeMANGTEER Indonesia periode 2016/2017. Teer Rizka terpilih secara musyawarah mufakat pada pemilihan Sekjen KeMANGTEER Indonesia yang diselenggarakan di Wisma Pemda, Jawa Tengah.

"Terima kasih atas kepercayaan ini. Mohon bantuan dan dukungan dari semua regional KeMANGTEER. Mari bersama-sama mengajak lebih banyak pihak agar terus menjaga dan melestarikan mangrove kita," terangnya.

Teer Rizka menggantikan Teer Donie Latuparisa dari KeMANGTEER Medan selaku Sekjen KeMANGTEER Indonesia periode sebelumnya.

Pembukaan acara Munas VI KeMANGTEER Indonesia.

Pemilihan Sekjen KeMANGTEER periode 2016/2017 ini dilaksanakan pada Musyawarah Nasional (Munas) VI KeMANGTEER Indonesia.

Acara dimulai dengan kedatangan semua peserta Munas VI ke Wisma Pemda Jateng di Semarang pada tanggal 30 September 2016.

Selanjutnya, pada tanggal 1 Oktober 2016, mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Diskusi Mangrove yang menghadirkan pemateri dari Yayasan IKAMaT, yaitu Kak Ganis Riyan Efendi.

Pada Diskusi Mangrove ini, pemateri memberikan banyak informasi mengenai fungsi dan manfaat mangrove, juga berbagai program mangrove yang dilakukan oleh Yayasan IKAMaT, salah satunya adalah pengelolaan Maroon Mangrove Edu Park (Maroon MEP) yang bekerjasama dengan Lanumad Ahmad Yani dan PT. Phapros Tbk.

Mas Aris Priyono selaku Founder KeMANGTEER menceritakan sejarah berdirinya KeMANGTEER.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART KeMANGTEER Indonesia, LPJ Sekjen KeMANGTEER Indonesia periode 2015/2016 dan Pemilihan Sekjen KeMANGTEER Indonesia periode 2016/2017.

"Salah satu hal yang disepakati di pembahasan AD/ART kali ini adalah adanya kesepakatan pemakaian Pakaian Dinas KeMANGTEER menjadi satu desain," jelas Teer Doni, selaku Sekjen KeMANGTEER 2015/2016.

Acara dilanjutkan dengan pemilihan Sekjen KeMANGTEER, dimana sebelumnya diawali dengan penetapan calon Sekjen KeMANGTEER.

"Kali ini, Teer Rizka diamanahkan memimpin KeMANGTEER Indonesia selama satu tahun ke depan. Selamat buat Teer Rizka dan Keluarga Besar KeMANGTEER Jogja, dimana akhirnya Jogja mengukir sejarah dalam memimpin tampuk pimpinan KeMANGTEER Indonesia," jelas Kak Aris Priyono, selaku Founder KeMANGTEER Indonesia.

Tanam mangrove bersama. Yeay!

Acara dilanjutkan di keesokan harinya (2/10) dengan mengunjungi Maroon MEP. Dengan menggunakan bus, peserta Munas VI yang berasal dari delegasi KeMANGTEER Regional, diantaranya KeMANGTEER Jakarta, KeMANGTEER Semarang, KeMANGTEER Tangerang, KeMANGTEER Serang, KeMANGTEER Jogja, KeMANGTEER Medan dan lain-lain melakukan penanaman 100 bibit mangrove.

"Maroon MEP ini lebih tertata dan terkonsep dengan baik. Di Jogja juga ada, namun dari sisi penataan dan konsepnya, di sini terasa lebih optimal. Semoga saja ada kesempatan mengadopsi konsepnya ke Jogja," ujar Teer Rizka selaku Sekjen KeMANGTEER terpilih.

Setelah berdiskusi dengan kelompok tani Mekar Tani Lindung selaku warga binaan PT. Phapros dan Yayasan IKAMaT, rombongan Munas VI KeMANGTEER berpamitan dan menuju ke salah satu restoran di Kota Lama, untuk makan siang bersama sekaligus penutupan seluruh rangkaian Munas VI.

Makan siang bersama, Keluarga Besar KeMANGTEER Indonesia.

Pada sesi field trip ke kawasan Kota Lama di Semarang, peserta Munas VI nampak berfoto di sekitar Gereja Blenduk, Semarang yang merupakan salah satu simbol Kota Semarang.

"Sampai jumpa di Munas VII KeMANGTEER Indonesia tahun depan. Selamat bekerja di regional masing-masing dengan konsep sukarelawan. Terus jaga kelestarian mangrove di Indonesia, demi masa depan yang lebih baik," pesan Teer Faisal selaku Dirut IKAMaT. (JS).

Komentar