Serunya Mangrove Is Me, Malam Keakraban KeMANGTEER Medan

Suasana Makrab Teer Medan.

Medan - KeMANGTEER. Salamteer! Teman-teman kita, dari Medan, Teer KeMANGTEER Medan, baru saja sukses mangroving di acara Malam Keakraban, dalam rangka menyambut anggota barunya. Gimana, serunya gathering Anggota KeMANGTEER Medan, angkatan pertama, ini? Yuk, ikuti reporteer, di bawah ini. Sangat inspiratif, lho. Selamat membaca!

MANGROVE IS ME adalah kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan Penerimaan Anggota Baru KeMANGTEER Regional Medan. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 15 sampai dengan 16 November 2014 di Kampoeng Nipah Serdang Bedagai.

Acara yang bertajuk diskusi dan penanaman bibit mangrove ini , erlangsung sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dalam run down acara. Acara ini diikuti oleh 21 orang peserta yang terdiri dari 13 Anggota Baru dan 8 Pengurus KeMANGTEER Medan.

Pada hari pertama, kegiatan mangroving diisi dengan acara diskusi yang dibawakan oleh Kepala Kelompok Nelayan Muara Baimbai (Mas Tris), tentang materi dasar mangrove, dan dilanjutkan oleh Ketuteer KeMANGTEER Regional Medan (Doni Latuparisa) tentang materi orientasi.

Kepengurusan Teer Medan. Kompak banget!

Kedua materi ini dianggap penting, guna menanamkan jiwa-jiwa mangrover untuk ke depannya. Diskusi menjadi lebih interaktif ketika banyaknya peserta yang bertanya kepada pemateri.

Setelah materi selesai, seluruh peserta diberi waktu 2 jam untuk konsolidasi dengan seluruh stake holder, guna membangun keakraban antar stake holder KeMANGTEER Regional Medan.

Pada pukul 00.00 WIB tepat, peserta Malam Keakraban KeMANGTEER Regional Medan mengikuti Ritual Upah-upah yang menjadi tradisi masyarakat di Sumatera Utara.

Acara penanaman mangrove bersama.

Ritual ini menandakan bahwa mereka sudah sah menjadi bagian dari kelompok tertentu, begitu juga dengan KeMANGTEER Regional Medan.

Pada pagi hari, untuk membangun semangat mangrover baru, seluruh peserta mengikuti senam dan dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove jenis Rhizophora apiculata (Bakau Merah).

Keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, yang semoga bisa menjadi inspirasi kepada kita semua untuk terus mencintai, menyayangi dan lebih peduli dengan ekosistem mangrove kita, demi masa depan yang lebih baik. Amin. Semangteer! (ADM).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KeMANGTEER Jakarta dan Otoritas Jasa Keuangan Tanam Mangrove di Ekowisata Mangrove PIK, Jakarta

Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Kampanye Visual “Doodle Mangrove”