Peringati Sumpah Pemuda, Sekjen KeMANGTEER dan KeMANGTEER Jogja Kampanye Mangrove di RRI Pro 2

Sekjenteer kampanyekan mangrove di RRI PRO 2.

Yogyakarta - KeMANGTEER. Pada tanggal 28 Oktober 2017, Sekjen KeMANGTEER (Sekjenteer) Kika dan KeMANGTEER Jogja yang diwakili oleh Teer Aristo dan Teer Kadek, on air live di RRI Pro 2, dalam program Green Talk. Siaran ini berlangsung selama satu jam, mulai pukul 10.00 - 11.00 WIB dan dipandu oleh Kak Iva.

Di awal talk show, Bunda Sekjenteer menjelaskan mangrove secara umum dan sejarah bagaimana KeMANGTEER terbentuk serta kiprahnya selama delapan tahun di sebelas regional yang tersebar di Indonesia.

“Jadi, KeMANGTEER sebenarnya bisa lahir dimana saja, tidak melulu di daerah pesisir. Karena fungsi dan manfaat mangrove tidak hanya dapat dirasakan oleh masyarakat pesisir, tapi juga di daerah yang jauh dari sana,” jelas Teer Kika. ”Sejauh ini, kegiatan kami berupa penanaman dan monitoring mangrove, edukasi dan kampanye Mangrove Is Lifestyle, serta kerja sama dengan pihak-pihak terkait konservasi mangrove di regional masing-masing,” lanjutnya.

"Pengolahan mangrove menjadi makanan bisa menjadi salah satu alternatif kampanye mangrove," terang Teer Aristo.

Selanjutnya, Teer Aristo dan Teer Kadek secara bergantian menceritakan tentang kegiatan KeMANGTEER Jogja.

”Kami biasanya mangroving di Pasir Mendit, Kulon Progo. Di sana, kami kerja sama dengan kelompok tani mangrove Wanatirta. Agenda terdekat kami bulan depan ingin sowan ke sana sambil belajar pemanfaatan jenis-jenis mangrove yang ada,” kata Teer Kadek.

Menyambung Teer Kadek, Teer Aristo menjelaskan bahwa mulai maraknya wisata yang ada di kawasan Pasir Mendit menjadikan KeMANGTEER Jogja ingin mengkampanyekan potensi mangrove lebih luas lagi kepada para wisatawan yang datang.

Salam MANGROVER! dari Jogja. Selalu semangat melestarikan mangrove, ya.

Kayaknya lebih berfaedah kalau mereka ke Pasir Mendit ga cuma buat foto-foto, tapi juga tahu kalau mangrove bisa dijadikan keripik, pangsit, minuman, bahkan pewarna batik, kayak yang sudah dirintis oleh teman-teman di KeSEMaT di Semarang,” jelasnya lebih lanjut.

Obrolan semakin seru hingga tidak terasa sudah di penghujung acara. Kak Iva selaku penyiar program Green Talk kali ini meminta Sekjenteer Kika menyampaikan pesan-pesannya.

“Dengan momen sumpah pemuda, sebagai generasi muda Indonesia, mari kita lebih semangat lagi dalam melestarikan mangrove. Kita butuh bumi, bumi butuh mangrove dan mangrove butuh kita. Semangat MANGROVER!” pungkasnya menutup talk show di siang itu. (RAF/ADM/KJGJ).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecil Menanam, Dewasa Lestari

Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Kampanye Visual “Doodle Mangrove”