KeMANGTEER Bengkalis Bibitkan Mangrove di Desa Kelapapati

KeMANGTEER Bengkalis membibitkan mangrove dan membersihkan areal mangrove.

Bengkalis - KeMANGTEER. Hai, Teer. Salamteer! Pada Minggu, (24/10/2016) KeMANGTEER Bengkalis kembali melakukan pembibitan dan pembersihan areal pada lahan Konservasi Mangrove Parit Seghagah, Desa Kelapapati, Bengkalis. Walaupun dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada, namun semangat dari Teer Bengkalis tetap terhimpun, lho. Kece, kan!

Dukungan dari berbagai pihak yang terus mengalir menjadilan semangat mereka dalam melakukan aksi pembibitan dan pembersihan areal mangrove di hari itu menjadi semakin besar.

"Alhamdulillah, pagi ini kami dapat menyelesaikan pembibitan sebanyak 100 polybag dari mangrove jenis Bakau atau yang disebut Belukap (Rhizophora sp)," ujar salah satu Teer Bengkalis.

Santai sejenak, sebelum melanjutkan mangroving bibitkan mangrove.

Setelah makan siang bersama di lokasi, mereka kembali melanjutkan pembersihan areal lokasi.

"Kata orang Melayu, Ansow-ansow, tetap jalan," kata salah satu Teer Bengkalis.

KeMANGTEER Bengkalis merupakan komunitas KeMANGTEER-baru yang baru saja didirikan di bulan Oktober 2016, ini.

Menurut Teer Faisal selaku Dirut Yayasan IKAMaT, semangat mereka dalam melestarikan mangrove di Bengkalis luar biasa.

Kembali bekerja membibitkan Rhizophora dalam polybag.

"Saya sempat chat dengan Bang Rio selaku founder-nya dan memang semangat dia dan Teer di sana, yang digawangi para anak muda Kelapapati luar biasa. Mereka ingin agar mangrove di desa mereka dapat lestari dan dapat dioptimalkan sebagai mata pencaharian, seperti yang saat ini dikembangkan IKAMaT dan afiliasinya di Semarang," pungkasnya. (Penulis/Foto: Rio).

Komentar