3.2.18

KeMANGTEER Indonesia Siap Gelar Munas VII

Kepengurusan KeMANGTEER Indonesia.

Semarang - KeMANGTEER. Kepengurusan KeMANGTEER 2016 - 2018 akan segera berakhir dan digantikan dengan kepengurusan yang baru. KeMANGTEER Indonesia berencana akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) KeMANGTEER Indonesia pada bulan Maret 2018.

"Kalau tidak ada halangan. kami merencanakan Munas di bulan ketiga di tahun ini dan akan diikuti oleh regional KeMANGTEER dari seluruh Indonesia," jelas Sekjenteer Kika. "Saat ini, kami sudah membentuk kepanitiaan dan berkoordinasi dengan afiliasi mangrove kami lainnya untuk menyukseskan Munas yang direncanakan diselenggarakan di Semarang," tambahnya.

Selama dua tahun kepengurusan berjalan, KeMANGTEER Indonesia sudah banyak sekali melakukan kegiatan mangroving, juga mengikuti beragam kegiatan lainnya dengan berbagai komunitas di Indonesia, baik sebagai peserta maupun pembcara, yang bertujuan untuk mengkampanyekan pelestarian hutan mangrove di Indonesia.

"Senang, ya. Bisa berkolaborasi dan berbagi ilmu mangrove dan pengalaman mangroving kami dengan banyak komunitas, tak hanya sebagai peserta, namun juga sebagai pembicara," terang Teer Andin, Sekreteer. "Pengurus Teer lainnya juga banyak membantu mengkoordinasikan berbagai kegiatan kampanye mangrove kami di kota-kota di Indonesia, sehingga kampanye online dan offline kami selama dua tahun ini, bisa berjalan optimal," tambahnya.

Di Munas 2018 nanti, akan dipilih kepengurusan baru yang berarti akan ada Sekjenteer baru. Sekjenteer Kika yang merupakan mahasiswa Kehutanan UGM, Yogyakarta ini berharap agar kepengurusan baru nanti akan lebih optimal lagi dalam membawa nama KeMANGTEER tak hanya di tingkat nasonal saja, tapi juga internasional.

"Saya berharap, Sekjenteer baru dan pengurusnya nanti terus bekerja dan berkarya mengkampanyekan mangrove dan menjaga konsistensi kinerja KeMANGTEER yang saat ini sudah dijalani," pungkasnya. (ADM/NAP/KI).