Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, KeMANGTEER Kampanyekan "Mangrove Bukan Tempat Sampah"

Kampanye mangrove di CFD Simpang Lima, Semarang.

Semarang - KeMANGTEER. Hai, Teer. Salamteer! Di Yogjakarta, Jakarta dan Semarang, KeMANGTEER berkolaborasi dengan berbagai komunitas di kota masing-masing, untuk menggelar aksi simpatik “Bergerak untuk Indonesia Bebas Sampah 2020”. Aksi kampanye simpatik ini, dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Februari 2016. Yup, pada tahun 2016 ini, KeMANGTEER memang memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan cara berkolaborasi dengan berbagai macam komunitas di daerahnya, masing-masing. Kece, kan!

Komunitas yang menjadi koordinator acara ini adalah Hilo Green Community (HGC). Acara ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, yaitu Indonesia Bebas Sampah di tahun 2020.

Di Yogyakarta, kegiatan ini dilaksanakan di sekitar CFD 0 KM Yogyakarta. Sementara itu, di Semarang dipusatkan di CFD Kawasan Simpang Lima dan di Jakarta di Jalan Untung Suropati.

Pada saat acara hendak dimulai, dilakukan briefing awal. Para peserta tampak antusias dan bersemangat, walaupun harus bangun tidur lebih pagi dari biasanya,

Nah, yang ini di Jogja, lho.

Kemudian, para pesera ini dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyebar ke beberapa titik di sekitar CFD, dengan tujuan untuk memungut sampah yang masih bertebaran di jalan dan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, minimal selama 1 jam.

Setelah kegiatan memungut sampah selesai, beberapa kelompok kembali ke titik kumpul yang telah ditentukan dan beristirahat. Setelah itu, ada juga sesi perkenalan komunitas.

Dari Yogjakarta, Ketuteer Fariz mengenalkan KeMANGTEER Jogja kepada peserta dan ternyata banyak juga peserta yang tertarik untuk bergabung dengan Teer Jogja.

Kemudian di Jakarta, Ketuteer Afril mengkoordinir Teer Jakarta yang nampak aktif mengajak warga Jakarta untuk ikut menyukseskan “Bergerak untuk Indonesia Bebas Sampah 2020”.

Sementara itu, Ketuteer Dika bersama Teer Semarang juga tak mau kalah, mereka menyuarakan "Mangrove Bukan Tempat Sampah, "Laut Bukan Tong Sampah."

Teer Jakarta juga tak mau kalah. Jangan buang sampah di mangrove, ya!

"KeMANGTEER turut aktif mengkampanyekan "Mangrove Bukan Tempat Sampah" di Hari Peduli Sampah Nasional dengan harapan akan semakin banyak lagi masyarakat di berbagai kota di Indonesia yang menyadari bahwa hutan mangrove bukanlah tempat sampah. Sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai, akan terbawa sampai ke muara dan mengendap di mangrove. Walaupun fungsi mangrove dapat menetralisir sampah, namun tindakan membuang sampah sembarangan ke sungai, bukanlah perbuatan yang baik," jelas Teer Faisal, selaku Dirut Yayasan IKAMaT, saat ditemui di Semarang.

Memang, ekosistem mangrove semakin rusak, salah satunya diakibatkan dari banyaknya sampah yang hinggap di sekitar akar mangrove, sehingga mengganggu pertumbuhannya. Yuk, mulai sekarang jangan buang sampah sembarangan, dengan begitu, maka kelestarian mangrove kita akan makin terjaga. Semangteer! (ADM).

Komentar