18.9.11

Profil Ilham Dewantoro, Ketua KeMANGTEER Jakarta 2011/2012

Teer Ilham (dua dari kiri - red) bersama KeMANGTEER Jakarta.

Jakarta – KeMANGTEER. Menjadi seorang pribadi yang peduli dengan mangrove, di jaman yang serba instan ini, bukanlah sesuatu yang mudah. Di saat yang lainnya tidak mau repot dengan nasib mangrove apalagi memikirkannya karena sibuk dengan dirinya sendiri, tanpa ada perhatian sedikitpun dengan kondisi pesisir Indonesia yang semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan, seorang anak muda Jakarta, yang pada tanggal 17 September 2011 lalu, telah dinobatkan sebagai Ketua KeMANGTEER Jakarta, berhasil membuktikan bahwa hidup selaras dengan mangrove, adalah sebuah gaya hidup modern yang patut dijadikan pilihan.

Ini Dia, SOP dan Cara Dirikan KeMANGTEER di Kotamu!

Yuk, dirikan KeMANGTEER di kotamu. Kamulah yang jadi founder-nya.

Semarang - KeMANGTEER. Tahun 2011, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia menyebutkan bahwa 71% hutan mangrove Indonesia telah rusak. Sungguh, ini adalah sebuah bencana ekologis pesisir terbesar dan sekaligus sebuah tamparan bagi Indonesia, yang dulunya pernah diklaim merupakan sebuah negara yang memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. Kini, hutan mangrove Indonesia terus ditebangi, rusak, hilang bahkan terancam punah.

Pertemuan Perdana “The 1st Kopdar KeMANGTEER Jakarta” di Wendy’s Senayan City Jakarta Selatan

Teer Jakarta, di awal proses pendiriannya.

Jakarta - KeMANGTEER. Setelah beberapa kali menjalani komunikasi via Twitter selama bulan Ramadhan lalu, beberapa mahasiswa yang tergabung dalam KeMANGTEER (KeSEMaT Mangrove Volunteer) Jakarta, sebuah anak-organisasi dari KeSEMaT (Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur) yang berpusat di Kota Semarang, akhirnya berhasil mengadakan pertemuan pertamanya dengan sukses. Pertemuan yang diprakarsai oleh Sdr. Ilham Dewantoro (Ilham), mahasiswa Psikologi Universitas Gunadarma ini, dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 September 2011 di Wendy’s Senayan City Jakarta.