14.2.18

Teknik Praktis Membibitkan Mangrove Jenis Bruguiera gymnorrhiza di Rumah

Membibitkan Lindur di rumah. 

Jakarta - KeMANGTEER. Salah satu anggota KeMANGTEER Jakarta, yaitu Teer Ayu telah berhasil melakukan pembibitan mangrove jenis Bruguiera gymnorrhiza atau dikenal dengan nama lokal "Lindur" di rumahnya.

Menggunakan propagul dari pohon mangrove Bruguiera gymnorrhiza, Teer Ayu menggunakan teknik vertikal kultur pada dinding kamar mandi rumahnya dikarenakan lahan pembibitan mangrove yang sangat terbatas di Jakarta. Senang sekali, salah satu pengurus KeMANGTEER Jakarta ini, akhirnya berhasil membibitkan 100 bibit mangrove baru, sejak November 2017.

Propagul Lindur didapatkan dari Semarang dengan bantuan KeSEMaT dan Yayasan IKAMaT. Beberapa propogul, sebelumnya telah dijadikan tepung Lindur dan diolah menjadi peyek pada acara Hello Nature 2017, sedangkan sisanya digunakan untuk pembibitan.

Alasan dilakukan pembibitan ini, karena langkanya Lindur di Jakarta, padahal jenis mangrove ini mempunyai banyak manfaat untuk diolah menjadi tepung kemudian dapat dijadikan bahan pangan, berupa biskuit, peyek, stik, dan makanan ringan lainnya.

Proses pembibitan mangrove di rumah yang dilakukan Teer Ayu sangatlah mudah, yaitu dengan cara memberikan air tawar pada wadah yang berisikan propagul, kemudian dalam jangka waktu tiga minggu, diberikan 1 sendok garam agar mempercepat pertumbuhan akar.

Setelah muncul daun, bibit mangrove diletakkan di tempat teduh yang terkena sinar matahari. Setelah tinggi mencapai 60 cm (muncul akar dan daun), bibit mangrove lebih baik ditanam pada habitat aslinya, yaitu tanah di kawasan mangrove yang terkena pasang surut. Tertarik untuk mencoba? (ADM/AT/KJKT).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar