WE CAN MAKE A DIFFERENCE

Laporan Hasil Survei Lokasi The 2nd KOPDAR KeMANGTEER Jakarta di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta

Muara Angke, Jakarta – KeMANGTEER. Pada hari Minggu, 25 September 2011, dengan tujuan untuk melakukan survei lokasi KOPDAR kedua KeMANGTEER Jakarta, mulai pukul 10:00 WIB, saya (Ilham) dan Korlapteer Fahrul bertemu di Pluit Junction dan langsung mengarah ke lokasi Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk. Perjalanan dari Pluit Junction ke lokasi TWA kami tempuh sekitar 15 menit dengan menggunakan sepeda motor. Setibanya di gerbang lokasi TWA, kami disambut dengan bangunan gedung Tzu Chi Indonesia yang sangat megah, yang sedang berada dalam tahap pembangunan. Di gerbang masuk terdapat dua penjaga yang bertugas untuk penjualan tiket seharga Rp. 10.000 per orang dan untuk parkir motor Rp. 2.000. Untuk parkir mobil, kami kurang tahu (kemungkinan sekitar Rp. 5.000).

Reportase KOPDAR KeMANGTEER Semarang

Semarang – KeMANGTEER. Pada tanggal 24 September 2011, mulai pukul 14.00 WIB – 18.00 WIB, puluhan KeMANGTEER Semarang yang dikoordinatori langsung oleh Sekretaris Jenderal KeMANGTEER, yaitu Sdr. Taufan Qoriadi, telah melakukan KOPDAR di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk berkunjung dan bersilaturahmi di basecamp komunitas Green Community (GC) UNNES, yang salah satu kegiatannya adalah menangkarkan kupu-kupu. GC merupakan sebuah organisasi peduli lingkungan di UNNES yang telah banyak membantu KeSEMaT dalam merehabilitasi mangrove di Teluk Awur, Jepara dan beberapa daerah pesisir lainnya.

KeMANGTEER Semarang Ikuti Pelatihan Batik Mangrove KeSEMaT Bersama Ibu Lulut, Peraih Kalpataru 2011

Semarang – KeMANGTEER. Pada tanggal 24 September 2011, mulai pukul 09.00 WIB – 14.00 WIB, puluhan KeMANGTEER Semarang yang dikoordinatori langsung oleh Sekretaris Jenderal KeMANGTEER, yaitu Sdr. Taufan Qoriadi, telah mengikuti kegiatan Pelatihan Batik Mangrove yang diselenggarakan oleh KeSEMaT. Lihatlah foto di samping ini, ini adalah para KeMANGTEER Semarang, dengan hasil batik mangrovenya. Bersama dengan warga pesisir dusun Tapak, KeSEMaTER, pers, LSM, swasta, dinas, dan lain-lain, kurang lebih seratus orang peserta pelatihan batik mangrove yang dilatih langsung oleh Ibu Lulut, peraih Kalpataru 2011 dari Presiden Republik Indonesia ini, berlangsung sangat meriah.

Profil Ibu Bekti, Sang KeMANGTEER Semarang

Semarang - KeMANGTEER. Ini adalah Ibu Bekti, salah seorang KeMANGTEER Semarang yang sudah dianggap Ibu sendiri oleh para KeSEMaTER. Aktif mengikuti program-program mangrove KeSEMaT selama kurang lebih tiga tahun ini, Ibu Bekti yang merupakan Ketua Jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Pandanaran Semarang ini, seolah tak pernah lelah mendampingi dan mengikuti langkah para KeSEMaTER dan KeMANGTEER di Semarang dan berkelana ke beberapa pesisir di PANTURA bersama dengan KeSEMaTER. Ibu Bekti yang akrab dipanggil Mami Beck (Mami Bekti) oleh KeSEMaTER ini, tak pernah surut langkahnya dalam memberikan pendidikan mangrove kepada para generasi muda, seperti yang dilakukannya pada tanggal 21 September 2011 yang lalu.

Kamusteer – Kamus KeMANGTEER

Semarang – KeMANGTEER. Mulai aktif ber-Twitter di awal bulan Ramadhan 2011 hingga sekarang, komunitas sukarelawan mangrove KeSEMaT @KeMANGTEER telah berhasil mengembangkan bahasa gaul sukarelawan mangrove yang dikhususkan untuk bahasa pergaulan mereka, yang terkadang bagi orang luar atau bagi yang baru saja bergabung menjadi KeMANGTEER agak kesulitan dalam memahaminya.

Profil Ilham Dewantoro, Ketua KeMANGTEER Jakarta 2011/2012

Jakarta – KeMANGTEER. Menjadi seorang pribadi yang peduli dengan mangrove, di jaman yang serba instan ini, bukanlah sesuatu yang mudah. Di saat yang lainnya tidak mau repot dengan nasib mangrove apalagi memikirkannya karena sibuk dengan dirinya sendiri, tanpa ada perhatian sedikitpun dengan kondisi pesisir Indonesia yang semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan, seorang anak muda Jakarta, yang pada tanggal 17 September 2011 lalu, telah dinobatkan sebagai Ketua KeMANGTEER Jakarta, berhasil membuktikan bahwa hidup selaras dengan mangrove, adalah sebuah gaya hidup modern yang patut dijadikan pilihan.

Ini Dia, SOP dan Cara Dirikan KeMANGTEER di Kotamu!

Semarang - KeMANGTEER. Tahun 2011, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia menyebutkan bahwa 71% hutan mangrove Indonesia telah rusak. Sungguh, ini adalah sebuah bencana ekologis pesisir terbesar dan sekaligus sebuah tamparan bagi Indonesia, yang dulunya pernah diklaim merupakan sebuah negara yang memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. Kini, hutan mangrove Indonesia terus ditebangi, rusak, hilang bahkan terancam punah.

Pertemuan Perdana “The 1st Kopdar KeMANGTEER Jakarta” di Wendy’s Senayan City Jakarta Selatan

Jakarta - KeMANGTEER. Setelah beberapa kali menjalani komunikasi via Twitter selama bulan Ramadhan lalu, beberapa mahasiswa yang tergabung dalam KeMANGTEER (KeSEMaT Mangrove Volunteer) Jakarta, sebuah anak-organisasi dari KeSEMaT (Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur) yang berpusat di Kota Semarang, akhirnya berhasil mengadakan pertemuan pertamanya dengan sukses. Pertemuan yang diprakarsai oleh Sdr. Ilham Dewantoro (Ilham), mahasiswa Psikologi Universitas Gunadarma ini, dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 September 2011 di Wendy’s Senayan City Jakarta.

The 1st KOPDAR KeMANGTEER Jakarta

Jakarta - KeMANGTEER. Selain KeMANGTEER Semarang, perkembangan KeMANGTEER Jakarta termasuk sangat cepat. Sejak berjumpa di dunia maya, terutama di Twitter menjelang Ramadhan sampai dengan sekarang, komunitas KeMANGTEER Jakarta telah berhasil menyatukan dirinya hingga berencana akan melakukan KOPDAR pada tanggal 17 September 2011 di Pizza Hut (PH) Senayan City, mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai. Dresscode : rapi dan sopan.

Pesan Konservatif, Sang KeMANGTEER NAD

Nanggroe Aceh Darussalam - KeMANGTEER. Di samping ini adalah foto salah seorang KeMANGTEER Nanggroe Aceh Darussalam bernama Sdri. Nadira Sabrina Mufti (Dira) yang pada saat bencana tsunami tahun 2004 yang lalu, salah seorang anggota keluarganya, yaitu sang Oma tercinta, telah menjadi korban keganasan gelombang yang dahsyat itu.

INI DIA, Alasan KeMANGTEER Peduli Mangrove

Jakarta - KeMANGTEER. Salah satu KeMANGTEER Jakarta, yaitu Sdr. Ilham Dewantoro (Ilham), melalui akun Twitternya, yaitu @iCare4Mangrove telah banyak menuliskan mengenai alasan kenapa dia begitu peduli dengan mangrove. Berikut ini adalah beberapa "penyebab" dia peduli dengan mangrove yang kami cuplik langsung dari perbincangan Admin KeMANGTEER (Minteer) dengan dia.

KeMANGTEER Serahkan Kaos NARUTO dari Jepang untuk KeSEMaTER

Jepang - KeMANGTEER. Di samping ini adalah para KeSEMaTER yang mengenakan Kaos NARUTO, kaos asli Jepang, yang diserahkan langsung oleh salah seorang KeMANGTEER dari Jakarta, bernama Rennisca Ray Damanti -  Mbak Nenes - (inset), saat bertemu langsung dengan KeSEMaTER di kediamannya di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Download Lambang KeMANGTEER Indonesia dan Regional, Disini!

Semarang - KeMANGTEER. Berikut ini, lambang-lambang KeMANGTEER Indonesia dan regional, yang diurutkan sesuai dengan urutan pendiriannya, yaitu Lambang KeMANGTEER Indonesia, Lambang KeMANGTEER Jakarta, Lambang KeMANGTEER Semarang, Lambang KeMANGTEER Malang, Lambang KeMANGTEER Jogja, Lambang KeMANGTEER Tangerang dan Lambang KeMANGTEER Serang. Bagi yang memerlukan, silahkan langsung didownload, ya. :-)

Lambang KeMANGTEER terdiri dari 10 buah, buah mangrove jenis Bruguiera gymnorrhiza. Jenis ini sengaja dipilih karena manfaatnya yang begitu besar dari segi ekologi dan ekonomi. Jumlahnya merupakan kombinasi dari 9 buah, buah Bruguiera yang saling berikatan satu sama lain, dan 1 buah, buah Bruguiera berposisi tegak lurus sehingga membentuk huruf K yang berarti KeMANGTEER, sehingga terciptalah sebuah “Perisai Mangrove.”

Kombinasi angka 9, 10 dan 1 ini mencerminkan tanggal, bulan dan tahun “keramat” bagi KeSEMaT, yaitu tanggal 9 bulan Oktober tahun 2001 (091001) yang menunjukkan tanggal berdirinya KeSEMaT dan juga sebuah filosofi berdirinya gerakan swadaya relawan mangrove bernama KeMANGTEER. KeSEMaT sendiri berdiri pada tanggal 9 Oktober 2001, sedangkan KeMANGTEER baru dilaunching secara resmi pada tanggal 6 November 2009 di Kampus Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang.

Arti keseluruhan lambang KeMANGTEER adalah bahwa KeMANGTEER akan selalu bergerak dinamis sesuai dengan bentuk Perisai Mangrove yang bundar dan akan juga selalu berada di garis depan di dalam usaha dan upaya perlindungan dan pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia dan dunia.

NB : Bagi yang membutuhkan Lambang KeMANGTEER dengan resolusi besar (4,6 MB) klik Dropbox KeMANGTEER. Nah, bagi yang ingin Lambang KeMANGTEER yang sangat besar, lebih besar dari (4,6 MB), bisa menghubungi Admin KeMANGTEER Indonesia, mention saja akun Twitter @KeMANGTEER atau kirim email ke info@kemangteer.org. :-) (Admin KeMANGTEER | Semarang).

Penghargaan

Semarang - KeMANGTEER. Sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para KeMANGTEER-nya, maka KeSEMaT akan memberikan penghargaan mangrove berupa Sertifikat dan Pin Cantik KeMANGTEER (lihat foto di samping) kepada para KeMANGTEER, dalam beberapa waktu, apabila KeSEMaT merasa bahwa kontribusi para KeMANGTEER-nya sudah cukup baik bagi kampanye penyelamatan mangrove di Indonesia dan dunia.